Bab 1 Skripsi “Ragam Bahasa Iklan dalam Pemfokusan Kalimat Iklan Bahasa Indonesia di Surat Kabar Jawa Pos Edisi Bulan Juni-Juli 2012”

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Adanya ragam bahasa Indonesia iklan yang ada disebabkan oleh pemanfaatan daya retorik bahasa.  Ariestotels menyatakan dalam materi subkhan, retorika memberikan orang metode yang memudahkan mereka menemukan kebenaran, mengajarkan orang merumuskan kebenaran itu kepada masyarakat untuk membina kehidupan yang lebih baik, mengajarkan orang bertindak secara bijaksana dan terpelajar. Dapat dikatakan retorik dimanfaatkan secara terencana oleh para usahawan dalam menawarkan barang-barang produksinya, yang salah satu usahanya ditopang oleh retorik yaitu advertensi iklan dan reklame.

Dalam menyusun iklan, para pengusaha banyak sekali menerapkan prinsip-prinsip retorik. Iklan barang-barang produksi menggunakan corak bahasa retorik yang luarbiasa dan persuasive sehingga dapat menarik pembaca.

Ragam bahasa indonesia iklan sebagai salah satu wujud bahasa Indonesia dapat diamati kehadiranya pada masa-masa perdangangan era globalisasi ini, baik secara konseptual maupun faktual. Secara konseptual kehadiran bahasa Indonesia ditandai oleh beberapa hal, pertama, bahasa Indonesia ragam iklan diberi istilah yang berbeda-beda antara lain jurnalistik, bahasa reklame dan iklan. Kedua, bahasa Indonesia ragam iklam didefinisikan bermacam-macam berikut ciri-cirinya. Ketiga, adanya penelaahan ragam ini oleh para pengusaha baik perorangan atau lembaga. Keempat, adanya ragam ini untuk menghindari kata-kata mubadzir yang membuat orang bosan dalam membaca.

Ragam bahasa iklan yakni salah satu ragam bahasa Indonesia yang mandiri, sehingga memungkinkan untuk diteliti secara khusus, karena ragam bahasa iklan memiliki ciri tertentu yakni sederhana, komunikatif dan ringkas, sederhana karena harus dipahami dengan mudah, komunikatif karena iklan harus menyampaikan berita secara tepat, dan ringkas karena keterbatasan ruang dan waktu. Dan ragam bahasa Indonesia iklan juga ragam bahasa Indonesia yang digunakan oleh para pengusaha untuk menawarkan berbagai produk barang dan jasa dimana khusus digunakan dalam bidang periklanan  (Chaer, 2010: 69). Sedangkan secara faktual kehadiran ragam bahasa Indonesia ragam iklan dapat diamati secara langsung dalam surat kabar, majalah atau terbitan berkala lainya yang menggunakan bahasa Indonesia. Iklan disusun sedemikian rupa oleh pengusaha sehingga menjadi suatu kalimat yang mahal dan bermanfaat untuk mempersuasi seorang atau masyarakat pembaca.

Faktor yang menyebabkan kehadiran ragam bahasa Indonesia adalah kebutuhan-kebutuhabn yang persuasif. Daya persuasif iklan dapat diperkuat dengan melengkapi teks tersebut dengan gambar pewarnaan dan fariasi tipografi dengan demikian iklan tersebut tidak akan berlalu begitu saja dari perhatian masyarakat, dimana masyarakat akan tergiur dengan janji yang membuat orang mau membeli barang atau produk tersebut. itu semua karena daya persuasif dari ragam bahasa Indonesia iklan yang dibuat sedemikian rupa oleh para pengusaha dengan daya retorik yang baik.

Faktor lain yaitu adanya kebutuhan komunikasi yang efektif dan efisien dari sekelompok penutur bahasa tertentu, efektifitas komunikasi tercipta apabila isi pesan mempunyai bentuk yang jelas, memberi cukup makna pada komunikasi (pembaca) tentang apa yang dikatakan komunikator, dan selanjutnya oleh komunikan di anggap berfungsi dalam hidupnya. Sedangkan efisiensi diperlukan agar pesan yang disampaikan dapat diterima dan dipahami oleh komunikan. Sebab tanpa keduanya itu iklan, maka iklan yang akan disampaikan akan lewat begitu saja, sehingga pemasanganya akan sia-sia saja. Hal ini terjadi karena tidak semua pembaca iklan. Mereka hanya yang perlu-perlu saja, sehingga iklan yang tidak efektif dan efisien akan terlewatkan begitu saja.

Dalam penelitian ini peneliti membahas tentang ragam bahasa, pemfokusan kalimat dan peranti fokus yang di gunakan. Fokus adalah salah satu unsur atau bagian kalimat yang menjadi pusat perhatian antara pembicara dan pendengar atau penulis dan pembaca karena mengandung informasi penting atau dipentingkan. Dan peranti adalah alat yang berupa kata atau kalimat yang di fokuskan dalam iklan.

Dalam pemfokusan kalimat, peneliti menggunakan pemfokusan subjek, pemfokusan predikat, pemfokusan objek, pemfokusan keterangan dan poemfokusan Tanya. Dan dalam penggunaan peranti, peneliti juga menggunakan      peranti yang digunkan dalam pemfokusan subjek, peranti yang digunakan dalam pemfokusan predikat, peranti yang digunakan dalam pemfokusan objek, peranti yang digunakan dalam pemfokusan keterangan, dan peranti yang digunakan dalam pemfokusan tanya

Fokus kalimat adalah upaya penonjolan, penegasan, pementingan, penekanan, atau pengkonsentrasian, pada salah satu unsur atau bagian kalimat yang dipentingkan,  maka fokus menempati posisi penting dalam kalimat bahasa Indonesia, bahkan dianggap ciri bahasa Indonesia (Chaer, 2009: 214).

Sehubungan dengan uraian diatas mendorong penulis untuk meneliti lebih lanjut tentang pemfokusan pada kalimat dan peranan ragam bahasa Indonesia iklan dengan menggunakan  peranti fokus yang dianggap sebagai alat untuk menawarkan jasa agar iklan itu dapat lebih di pahami dan di mengerti oleh para konsumen. Karena peneliti menganggap penulisan pemfokusan pada kalimat iklan sangat menarik untuk pembaca. Dan penerapan ragam bahasa iklan di iklan Jawa Pos sangat efektif dan efisien. Mudah di nalar oleh para pembaca. Sehingga makin mendorong penulis untuk meneliti pemfokusan terhadap kalimat iklan dan peranan ragam bahasa Indonesia iklan di surat kabar Jawa Pos.

Pemilihan surat kabar Jawa Pos edisi bulan juni-juli 2012 sebagai sampel surat kabar didasarkan pada pemikiran bahwa, surat kabar Jawa Pos memiliki publikasi yang luas, surat kabar Jawa Pos cukup representatif dari segi waktu, cukup memiliki sebagai sampel. harganya relativ murah dan terjangkau oleh semua lapisan masyarakat.

Berdasarkan uraian diatas akhirnya penulis mempunyai ide untuk mengamati ragam bahasa iklan dalam pemfokusan kalimat iklan bahasa Indonesia di surat kabar Jawa Pos edisi bulan Juni-Juli 2012.  peneliti ingin mengetahui jenis pemfokusan yang digunakan dalam kalimat ragam bahasa Indonesia dalam iklan.

  • Identifikasi Masalah

Penelitian yang berjudul ragam bahasa iklan dalam pemfokusan kalimat iklan bahasa Indonesia di surat kabar Jawa Pos edisi bulan Juni-Juli 2012 ini  hanya menganalisis bagian “head line” iklan saja. Karena kalimat dalam teks iklan selalu lebih dari sebuah kalimat. Dan banyak terdapat kalimat-kalimat yang menggunakan bahasa asing, sepeerti bahasa inggris. Hal tersebut dikarenakan banyaknya pemasaran prodak asing yang kadang dianggap oleh masyarakat adalah yang terbaik.

Penelitian ragam bahasa ini, peneliti hanya memfokuskan pada pemfokusan kalimat dan peranti fokus pada “head line” iklan. Karena “head line” di nilai sebagai  inti suatu iklan, dan mempunyai sifat mandiri.

  • Batasan Masalah

mengingat pentingnya pemfokusan dalam struktur kalimat ragam iklan dan keterbatasan kemampuan penelitian maka permasalahan penelitian ini dibatasi pada masalah pemfokusan struktur kalimat ragam bahasa Indonesia iklan pada surat kabar Jawa Pos.

Pemilihan teks iklan surat kabar sebagai obyek kajian di dasarkan pada pemikiran (1)  teks iklan mempunyai sifat mandiri tidak sama dengan teks berita atau tajuk rencana surat kabar, (2) teks iklan yang memiliki kekhasan tersendiri.

Untuk memperoleh deskripsi pemfokusan tersebut diperlukan data berupa pemfokusan dalam kalimat-kalimat yang diambil dari teks iklan surat kabar jawa pos. mengingat jumlah dalam teks iklan selalu lebih dari sebuah kalimat maka penelitian ini dibatasi pada kalimat yang terdapat pada bagian “head line” iklan saja hal ini didasarkan pada pertimbangan bahwa (1) head line merupakan inti suatu iklan, (2) sifatnya mandiri, (3) struktur kalimat iklan mempunyai kekhasan tersendiri yakni membuat inti iklan diambil dibatasi pada iklan perusahaan terutama yan g berhubun gan dengan penjualan suatu produk barang dan ditulis dalam bahasa Indonesia. Sedangkan iklan perusahan dipilih karena diasumsikan secara maksimal dan data yang diperoleh dapat dipertahankan keabsahanya Karena tidak berasal dari bahasa asing, saerta data yang diambil hanyalah data berupa kalimat.

Berdasarkan pembatasan masalah di atas ruang lingkup masalah penelitian dapat ditentukan sebagai berikut (1) jenis-jenis pemfokusan, (2) keseringan pemunculan masing-masing jenis pemfokusan, (3) jenis-jenis peranti fokus dan (4) keseringan penggunaan masing-masing peranti fokus.

  • Rumusan masalah

Permasalahan yang dibahas pada penelitian ini adalah sebagai berikut;

  1. Bagaimana bentuk pemfokusan kalimat iklan dalam ragam bahasa Indonesia di surat kabar Jawa Pos edisi bulan Juni-Juli 2012?
  2. Jenis-jenis peranti fokus apa saja yang digunakan dalam kalimat ragam bahasa Indonesia iklan di surat kabar Jawa Pos edisi bulan Juni-Juli 2012?
  • Tujuan Penelitian

Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut:

  1. Untuk mengetahui bentuk pemfokusan kalimat iklan dalam ragam bahasa Indonesia di surat kabar Jawa Pos edisi bulan Juni-Juli 2012.
  2. Untuk mengetahui Jenis-jenis peranti yang digunakan dalam kalimat ragam bahasa Indonesia iklan surat kabar Jawa Pos edisi bulan Juni-Juli 2012 .
  • Manfaat penelitian
  1. Manfaat teoretis
  2. Untuk memberikan ilmu pengetahuan kebahasaan, terutama yang terkait dengan aspek kebahasaan khususnya pada ilmu tentang ragam bahasa.
  3. Untuk menambah dan memperluas khasanah keilmuan bahasa.
  1. Manfaat praktis
  2. Bagi media cetak diharapkan dengan menggunakan bahasa Indonesia iklan dalam pemfokusan kalimat iklan akan mempercepat lakunya barang-barang yang diperdagangkan.
  3. Bagi perusahaan yang memakai iklan merupakan bahan serta pembanding dalam pemberian iklan sehingga akan tersusun kalimat iklan yang baik serta menjadi perhatian pembaca.
  4. Bagi pemakai bahasa akan memperoleh deskripsi tentang peranan bahasa iklan dalam pemfokusan kalimat ikalan.
  5. Bagi mahasiswa, sebagai wahana berfikir ilmiah, sebagai bekal awal berupa pengalaman praktis untuk penulisan karya ilmiah selanjutnya, dan serbagai wahana untuk memadukan antara teori yang di peroleh di bangku kuliah dengan kenyataan di lapangan.
  • Definisi Operasional

Untuk memperjelas dan menghindari terjadinya persepsi yang berbeda akibat pemakaian istilah, dalam penelitian ini perlu dijelaskan istilah-istilah yang sesuai dengan penelitian ini.

Istilah-istilah yang perlu dijelaskan dalam penelitian ini akan diuraikan sebagai berikut.

  1. Variasi bahasa, merupakan istilah yang agak umum dan netral sifatnya. Variasi bahasa diasosiasikan dengan perbedaan-perbedaan dalam suatu bahasa yang timbul karena adanya perbedaan-perbedaan kelas sosial ekonomi, latar belakang pendidikan, profesi, idiologi dan cita-cita, agama dan sebagainya.
  2. Ragam bahasa iklan adalah ragam bahasa Indonesia yang digunakan oleh para pengusaha untuk menawarkan berbagai produk barang dan jasa dimana khusus digunakan dalam bidang periklanan.
  3. Iklan adalah suatu bentuk pernyataan yang memuat pesan mengenai gagasan, produk atau jasa yang ditawarkan oleh perorangan atau perusahaan baik pemerintah atau swasta.
  4. Pemfokusan adalah salah satu unsur atau bagian kalimat yang menjadi pusat perhatian antara pembicara dan pendengar atau penulis dan pembaca karena mengandung informasi penting atau dipentingkan.
  5. Fokus kalimat adalah upaya penonjolan, penegasan, pementingan, penekanan, atau pengkonsentrasian, pada salah satu unsur atau bagian kalimat yang dipentingkan (Chaer, 2009: 214).
  6. Peranti fokus adalah alat yang berupa kata atau kalimat yang di fokuskan dalam iklan sebagai alat untuk menawarkan jasa agar iklan itu lebih di pahami dan dimengerti oleh para konsumen.
  7. Jawa Pos adalah salah satu perusahaan yang menangani bidang informasi secara luas bagi masyarakat umum. Yang memuat sumber-sumber berita luar dalam negeri termasuk iklan layanan masyarakat.

Leave a Reply