BAB 3 Metode Penelitian Skripsi “Nilai-Nilai Budaya Dalam Novel Empat Sekawan Dan Cinta Karya Antonius Tanan Dan Fanny J. Poyk”

metode

BAB III

METODE PENELITIAN

 

  • Pendekatan Penelitian

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Karena cerita dalam Novel Empat Sekawan dan Cinta karya Antonius Tanan dan Fanny J. Poyk ini dinyatakan dalam bentuk kata-kata dari orang-orang atau perilaku yang dapat diamati.

Pendeketan kualitatif sendiri menurut Williams (dalam Moleong, 2008:5) adalah pengumpulan data pada suatu latar alamiah, dengan menggunakan metode alamiah, dan dilakukan oleh orang atau peneliti yang tertarik secara alamiah. Sedangkan menurut Dezin dan Lincoln (dalam Moleong, 2008:5) mengatakan bahwa penelitian kualitatif adalah penelitian yang menggunakan latar alamiah, dengan maksud menafsirkan fenomena yang terjadi dan dilakukan dengan jalan melibatkan berbagai metode. Menurut Moleong (2008:6) sendiri penelitian kualitatif adalah penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian misalnya perilaku persepsi, motifasi, tindakan, dll., secara holistik, dan dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa, pada suatu konteks khusus yang alamiah dengan memanfaatkan berbagai metode alamiah.

Pendekatan kualitatif ini bermaksud untuk menangkap fenomena atau gejala yang memancar dari objek yang diteliti. Sehingga data-data yang dipaparkan berdasarkan pendekatan fenomenologis. Apabila penelitian melakukan penangkapan secara profesional, maksimal dan bertanggung jawab, maka akan diperoleh variasi refleksi dari objek.

Setelah memahami Novel Empat Sekawan dan Cinta karya Antonius Tanan dan Fanny J. Poyk ini terlihat aspek-aspek fenomenologis yaitu persoalan-persoalan yang dialami oleh tokoh dan masyarakatnya. Sehingga novel tersebut menarik untuk diteliti.

Pada akhirnya penelitian akan mendeskripsikan atau menggambarkan hasil temuan yang berdasarkan data di lapangan. Dalam hal ini adalah permasalahan yang terjadi pada masyarakat dalam novel Empat Sekawan dan Cinta karya Antonius Tanan dan Fanny J. Poyk.

 

  • Objek Penelitian

Objek yang diambil dalam penelitian ini adalah karya sastra dari Novel Empat Sekawan dan Cinta karya Antonius Tanan dan Fanny J. Poyk yang difokuskan pada unsur fenomenologisnya. Fenomenologis menyelidiki tentang permasalahan yang ada dalam karya sastra dengan kaitannya dengan permasalahan yang ada di masyarakatnya. Sedangkan sastra sendiri suatu peristiwa yang menjadi fenomena dimasyarakat.

 

  • Data dan Sumber Data
    • Data

Dalam ilmu sosial sumber data adalah masyarakat, penelitiannya adalah tindakan-tindakan, sedangkan dalam ilmu sastra sumber datanya adalah karya, naskah, data penelitiannya sebagai data formal adalah kata-kata, kalimat, dan wacana. Dalam sosiologi dan psikologi sastra sumber datanya dapat berupa masyarakat sebab masyarakatlah yang mengahasilkan karya sastra tersebut (Ratna, 2009:47).

Sesuai dengan landasan pemikiran di atas, maka data penelitian ini berupa kata-kata, kalimat, dan wacana yang ada dalam novel Empat Sekawan dan Cinta karya Antonius Tanan dan Fanny J. Poyk. Dengan menggunakan teknik catat, yakni mencatat hal-hal yang berisi tentang nila-nilai budaya yang berhubungan dengan nilai kesopanan, nilai gotong royong dan nilai individualisme dan kemudian dikaitkan dengan fenomena yang terjadi di masyarakat.

  • Sumber Data

Sumber data dalam penelitian ini adalah sumber tertulis berupa karya fiksi yakni dalam bentuk novel yang berjudul Empat Sekawan dan Cinta karya Antonius Tanan dan Fanny J. Poyk. Novel ini diterbitkan oleh PT. Alex Media Komputindo, Kelompok Gramedia, Anggota IKAPI, Jakarta tahuni 2010 dengan tebal halaman 218 halaman.

  • Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, tidak mengacu pada keseluruhan teknik pengumpulan yang dikemukakan oleh Moleong (2008:157). Untuk keperluan penelitian ini, penulis hanya akan menggunakan teknik pencatatan. Teknik pencatatan adalah alat yang sangat penting dalam penelitian kualitatif. Hal ini disebabkan karena pada umumnya sumber data yang ada dalam penelitian kualitatif adalah berupa kata-kata dan perilaku.

Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui langkah-langkah sebagai berikut:

  • Membaca berulang-ulang Novel yang berjudul Empat Sekawan dan Cinta karya Antonius Tanan dan Fanny J. Poyk.
  • Mencatat data-data yang ada dalam sumber data yang berhubungan dengan masalah yang dikaji, dalam hal ini adalah nilai-nilai budayayang berorientasi pada nilai kesopanan, nilai gotong royong, serta nilai individualisme yang ada dalam novel.
  • Mengklasifikasikan data-data tersebut sesuai dengan tujuan penelitian.
  • Menganalisis data tersebut dengan cara deskripsi dan reflektif.

 

  • Teknik Analisis Data

Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah:

  • Analisis Deskriptif

Analisis deskriptif merupakan penelitian yang memandang suatu upaya membangun pandangan subjek penelitian yang rinci, dibentuk dengan kata-kata, gambaran holistik dan rumit (Moleong, 2010:6). Teknik analisis deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan data-data yang telah diperoleh dari dalam novel tentang nilai-nilai budaya yang ada di dalamnya antara lain Nilai Kesopanan, Nilai Gotong royong, dan Nilai Individualisme. Selanjutnya dianalisis dan ditafsirkan dengan menggunakan pendekatan fenomenologis sehingga pembaca dapat memahaminya.

  • Analisis Isi

Teknik analisis isi digunakan untuk menemukan makna isi cerita yang terdapat dalam objek kajian. Ratna (2004:49) menyatakan, dasar pelaksanaan metode analisis isi adalah penafsiran. Apabila proses penafsiran dalam metode kualitatif memberikan perhatian pada situasi alamiah, maka dasar penafsiran dalam metode analisis ini memberikan perhatian pada isi pesan. Dengan demikian analisis isi merupakan teknik yang menekankan makna atau isi dengan yang ada hubungannya dengan nilai-nilai budaya terutama pada hal nilai kesopanan, nilai gotong royong, dan nilai individualisme yang terdapat dalam novel yang Empat Sekawan dan Cinta karya Antonius Tanan dan Fanny J. Poyk. Tahap-tahap analisis penelitian ini sebagai berikut:

  • Membaca kembali dengan teliti hasil catatan yang telah diperoleh di lapangan dalam hal ini adalah data-data berupa kutipan yang diperoleh dari sumber data.
  • Memberikan kutipan pada masalah tertentu, dalam hal ini data yang menggambarkan nilai-nilai budaya yakni nilai kesopanan, nilai gotong royong, dan nilai individualisme yang terdapat dalam sumber data.
  • Menyusun data tersebut berdasarkan kalsifikasi data yang telah diperoleh.
  • Membuat catatan dan mendeskripsikan tentang bagaimana nilai-nilai budaya dalam sumber data.
  • Setelah data sudah dikumpulkan dan diberi catatan atasnya, membaca kembali kepustakaan yang berkaitan dan relevan dengan masalah studi perlu dilakukan. Hal ini dimaksudkan untuk membandingkan apa yang ditemukan dari data dengan apa yang ada dalam landasan teori.

Leave a Reply