Bab 3 Skripsi “Ragam Bahasa Iklan dalam Pemfokusan Kalimat Iklan Bahasa Indonesia di Surat Kabar Jawa Pos Edisi Bulan Juni-Juli 2012”

           BAB III

 METODE PENELITIAN

Dalam pelaksanaan suatu penyelidikan, metodologi merupakan hal yang pokok, karena berhasil atau tidaknya suatu penyelidikan bergantung tepat atau tidaknya dalam memilih dan mengetrapkan metode yang telah ditetapkan atau dipergunakan.

Mengingat pentingnya penyelidikan maka dalam hal ini untuk lebih jelasnya maka terlebih dahulu apa sebenarnya metodologi itu sendiri, metodologi berasal dari bahasa yunani yaitu meto-lodos-lugos. Metho berarti melalui atau melewati, lodos artinya cara atau jalan dan logos berarti ilmu. Dapat disimpulkan bahwa metode adalah cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu (sugiono, 2009: 3).

Tidak semua permasalahan dapat dipecahkan dengan metode-metode yang ada dapat diterapkan atau dipergunakan. Maka hanya metode yang sesuai dengan masalah yang akan penulis selidiki dan ada kemungkinan dapat diterapkan. Meskipun demikian tidak hanya satu metode yang dapat digunakan untuk menganalisis suatu ilmu yang konsekwen untuk mengadakan dan menggunakan metode lain. Jadi tidak dapat ditentukan suatu metode saja untuk dapat menganalisa suatu obyek. Demikian pula dalam menganalisis bahasa.

  • Pendekatan

Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah pendekatan kualitatif. Pemilihan pendekatan ini didasarkan atas kesesuaian dengan rumusan masalah dan tujuan penelitian. Ciri penanda penelitian kualitatif adalah (1) peneliti merupakan instrumen utama dalam mengumpulkan dan menganalisis data, (2) penelitian kualitatif bersifat deskriptif, (3) dalam penelitian kualitatif lebih mementingkan proses tanpa mengabaikan hasil, (4) kebanyakan penelitian kualitatif menggunakan analisis induktif, (5) menggunakan kriteria khusus dalam menentukan keabsahan data atau faliditas data (sugiono, 2009: 15).

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi objektif tentang ragam bahasa iklan dalam pemfokusan kalimat iklan bahasa Indonesia di surat akbar Jawa Pos edisi bulan Juni-Juli 2012. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan metode deskriptif, sedangkan peneliti bertindak sebagai instrumen utama, baik dalam mengumpulkan maupun menafsirkan data, kemudian data yang telah dikumpulkan tersebut dianalisis secara induktif, dan selanjutnya data tersebut ditentukan keabsahanya atau validitasnya. Dengan demikian, jelaslah bahwa penelitian menggunakan pendekatan kualitatif.

  • Data dan Sumber Data

Data merupakan konteks tempat sesuatu yang diteliti berada. Lofland berpendapat dalam buku Moleong sumber data utama dalam penelitian kualitatif adalah kata-kata, dan tindakan selebihnya adalah data tambahan seperti dokumen dan lain-lain (Moleong, 2005: 157).

 Sedangkan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah potongan-potongan iklan yang merupakan dalam jenis-jenis pemfokusan yang digunakan dalam kalimat ragam bahasa Indonesia iklan surat kabar Jawa Pos edisi bulan Juni-Juli 2012. Dan mengetahui jenis peranti fokus yang digunakan dalam kalimat ragam bahasa Indonesia disurat kabar Jawa Pos edisi bulan Juni-Juli 2012.

Sumber data merupakan wilyah yang menjadi asal-usul fakta diambil. Arikunto (2006: 129) menyatakan sumber deata adalah subjek darimana data penelitian dapat diperoleh. Apabila peneliti menggunakan studi dokumentasi, maka dokumenlah yang menjadi sumber datanya. Sedangkan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah surat kabar Jawa Pos  edisi bulan Juni-Juli 2012. Dipilihnya surat kabar Jawa Pos edisi Juni-Juli tahun 2012 alasanya adalah untuk mengamati sekaligus meneliti beberapa iklan yang pernah dimuat dalam surat kabar Jawa Pos.

  • Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data merupakan langkah yang paling utama dalam penelitian, karena tujuan utama dari penelitian adalah mendapatkan data. Tanpa mengetahui teknik pengumpulan data, maka peneliti tidak akan mendapatkan data yang memenuhi standar data yang ditetapkan. sedangkan teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data ada bermacam-macam dan hendaknaya digunakan sesuai dengan tujuan yang dirumuskan (Sugiono, 2009: 308).

Kebanyakan teknik yang digunakan untuk menggali data dalam tiap penelitian adalah (1) tes, misalnya tes kecerdasan, (2) angket, atau kuestioner, (3) wawancara atau interviu, (4) observasi, (5) dan dokumentasi (Arikunto, 2006: 149).

Melihat uraian diatas terbukti bahwa teknik untuk penggalian data itu ada bermacam-macam, maka untuk memperoleh serta yang ada hubunganya dengan penelitian ini maka peneliti hanya menggunakan metode dokumentasi saja.

. Dokumen adalah semua catatan atau rekaman yang telah dibuat oleh orang, sekelompok orang atau lembaga untuk tujuan tertentu. Sedangkan dokumentasi adalah laporan tertulis dari suatu peristiwa-peristiwa yang isinya terdiri atas penjelasan dan pemikiran terhadap peristiwa dan ditulis dengan sengaja untuk menyimpan atau merumuskan mengenai peristiwa tersebut (Sugiono, 2009: 329).

Hal ini dokumen yang dianggap relevan adalah surat kabar Jawa Pos edisi bulan Juni-Juli 2012, terutama pada bagian yang memuat teks iklan. Berdasarkan hal tersebut, hanya data yang valid yang dikumpulkan untuk dianalisis sesuai dengan tujuan penelitian. Data yang valid kemudian diklasifikasikan secara eksplisit dan implisit. Klasifikasi secara implisit dikaitkan dengan adanya pemfokusan dalam teks iklan selama 2 bulan. Sedangkan klasifikasi secara eksplisit dikaitkan dengan macam-macam tujuan iklan dan jenis iklan, kemudian teks iklan sealama 2 bulan itu, diambil sebagian untuk dijadikan sampul penelitian.

Peneliti menggunakan teknik dokumentasi dengan alasan sebagai berikut, (1) obyek yang menjadi kajian penelitian adalah surat kabar yang bersifat permanen dan dapat dipertanggung jawabkan kebenaranya, (2) bersifat murni datanya sehingga tidak mungkin dipengaruhi orang lain, (3) mudah didapatkan sebagai sumber dokumen daripada yang lain seperti angket, interviu dan lain sebagainya, (4) penelitian ini tidak diperlukan teknik wawancara dan angket untuk memperoleh data.

Adapun tahapan-tahapan yang dilakukan dalam pengumpulan data dapat dijelaskan sebagai berikut.

Mengidentifikasi dan mengklasifikasi kalimat yang terdapat dalam bagian “hed line” iklan saja dengan cara mengumpulkan data berdasarkan kriteria-kriteria yg telah ada.

  • Membaca seluruh teks bagian “hed line” iklan harian Jawa Pos edisi juni-juli 2012. Yang dimaksud dengan “hed line” adalah inti suatu iklan yang biasa disebut pokok atau kepala berita.
  • Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan cara mengambil setiap ruang.
  • Mengidentifikasi dan mengklasifikasi jenis “hed line” iklan Jawa Pos dengan cara mengumpulkan data berdasarkan kriteria-kriteria yang telah ditentukan.

  • Teknik Analisis Data

Penelitian ini menggunakan teknik deskriptif yaitu mendiskripsikan data berdasarkan pengamatan dan interpertasi terhadap data yang ada, data itu kemudian dikumpulkan dan diambil kesimpulan berdasarkan data tersebut. Dimana data penelitian ini bertujuan untuk memperoleh diskripsi tentang peranan ragam bahasa Indonesia iklan dalam pemfokusan kalimat iklan bahasa Indonesia disurat kabar Jawa Pos.

Penelitian deskriptif biasanya mempunyai dua tujuan yaitu untuk memenuhi frekuensi terjadinya fenomena sosial tertentu dan untuk mendiskripsikan secara terperinci sosial tertentu (Sugiono, 2009: 207).

Analisis data dilakukan sejak pengumpulan data. Oleh karena itu, bersamaan dengan pengumpulan data dan setelah data diperoleh segera dilakukan reduksi data. Reduksi data prosesnya meliputi identifikasi data.

Identifikasi dalam penelitian ini dilakukan dengan cara pemilihan data berdasarkan fokus penelitian. Kegiatan yang dilakukan pada tahap identifikasi adalah data dipilah-pilah berdasarkan rumusan masalah. Pemuilihan data tersebut dilakukan dengan cara membaca dan menyeleksi data dengan memperhatikan kekuatan data yang menunjukan fokus penelitian.

Berdasarkan penjelasan diatas maka pada penelitian kali ini menggunakan teknik isi dengan beberapa alasan antara lain:

  1. Data yang diperoleh sebagian besar berupa gejala sosial yang sangat komplek dan berfariasi
  2. Datanya bersifat gejala sosial, jadi tak memerlukan perhitungan yang mendetail.
  3. Kemampuan peneliti dalam bidang statistik sangat lemah dan kurang menguasai.

  • Keabsahan Data

Keabsahan data digunakan untuk memperoleh data dan kesimpulan yang sahih. Untuk mendapatkan keabsahan data dalam penelitian ini diperlukan beberapa teknik pengecekan keabsahan data. (Moleong, 2005: 324) mengemukakan beberapa teknik pemeriksaan keabsahan data dengan cara sebagai berikut, (1) memperpanjang keikut sertaan, (2) ketekunan pengamatan, serta (4) pengecekan teman sejawat.

Berdasarkan pendapat Moleong diatas, keabsahan data yang dilakukan dalam penelitian ini dilakukan dengan cara: pertama peneliti membaca dan menelaah sumber data yang terdap pada bagian ‘hed line’ iklan Jawa Pos yang terbit selama bulan Juni-Juli tahun 2012 ini secara berulang-ulang dan berkali-kali sebagai wujud dari perpanjangan keikutsertaan, kedua peneliti membaca secara intensif dan mengamati secara teliti dan mendalam terhadab “hed line” iklan Jawa Pos edisi bulan Juni-Juli tahun 2012 sebagai wujud ketekunan pengamatan, ketiga peneliti menggunakan teknik diskusi dengan teman sejawat dengan cara meminta pendapat teman-teman tentang temuan peneliti untuk memeriksa keabsahan data ini sebagai wujud pengecekan teman sejawat.

  • Prosedur Penelitian

Prosedur penelitian ini dibagi menjadi empat tahapan kegiatan yang meliputi, (1) tahap persiapan, (2) tahap pelaksanaan, (3) pengumpulan data, (4) tahap penyelesaian.

  1. Tahap Persiapan

Kegiatan yang dilakukan pada tahap persiapan meliputi, (1) penyusunan desain, (2) studi pustaka, (3) pengumpulan data. Dalam kegiatan penyusunan desain digunakan enutuk membuat pedoman operasional tentang keseluruhan kegiatan penelitian dengan demikian dalam penelitian terdapat arahan dan pedoman sesuai dengan tujuan penelitian.

Kegiatan studi pustka dilakukan untuk memperoleh landasan teori penelitian. Studi pustaka ini meliputi (1) studi pustaka yang berkaitan dengan bahasa Indonesia iklan, (2) studi pustaka mengenai masalah pemfokusan dalam bahasa Indonesia, terutama tentang jenis-jenis pemfokusan dan peranti fokus yang digunakan dalam ragam bahasa Indonesia ragam iklan, (3) studi pustaka teori penelitian, terutama yang berkaitan dengan  penelitian kualitatif.

  1. Tahap Pelaksanaan.

Kegiatan yang dilakukan dalam tahap pelaksanaan meliputi, (1) pemgumpulan data, (2) pengolahan data, (3) interpretasi hasil pengolahan data. Kegiatan pengumpulan data dilakukan dengan melacak sumber-sumber data yang relevan dengan tujuan ini. Kegiatan pengolahan data dilakukan untuk memperoleh hasil analisis secara deskriptif. Sedangkan kegiatan interpretasi hasil pengolahan data dimaksudkan untuk memahami hasil analisis data secara kualitatif. Dengan demikian hasil analisis data diharapkan dapat mempunyai makna yang jelas.

  1. Tahap Penyelesaian

Kegiatan yang dilakukan dalam tahap penyelesaian ini adalah penulisan laporan penelitian tentang pemfokusan dalam ragam bahasa Indonesia iklan surat kabar Jawa Pos edisi bulan Juni-Junli tahun 2012.

 

Leave a Reply