Siapkan Mental untuk menghadapi ujian akhir mahasiswa

Menguasai Topik dan Bahan Penelitian Anda.
Ini menjadi sangat penting, lucu sepertinya saat uji coba tesis sedang dipertanyakan tentang materi oleh penguji Anda hanya senyam-senyum atau diam seribu bahasa. Saya jadi ingat kata-kata dosen saya dulu (pak romisatriawahono.net) “Penelitian hanya Tuhan dan anda tahu”. Dan saya membenarkannya, karena penelitian mereka akan membuat siswa, dan dosen mengajukan pertanyaan tentang hal-hal yang dibuat, maka tanggapan siswa hanya senyam-senyum atau hening seribu bahasa, it’s funny hehe. Jika Anda menguasai materi dan topiknya yakin penguji tidak sekotor yang Anda pikirkan.

Fokus
Istirahat yang cukup
Pengalaman murid-murid saya yang ingin tesis percobaan, pada malam hari mereka ingin pergi ke tempat persidangan, ada pembelajaran terus menerus tentang skrip yang ada juga yang tidak bisa tidur Karena memiliki fobia dengan nama tesis trial atau penguji. Phobia adalah ketakutan akan sesuatu.

Sarapan
Hal ini menjadi Penting, karena proses persidangan tesisnya sangat panjang bahkan siswa harus meluangkan waktu 1 jam lebih di ruang sidang, tidak menunggu antrian percobaan untuk datang pada pagi hari sesi sore, jangan mencoba untuk tidak makan sarapan atau ga, selain Mengangkat kosong Anda juga bisa pingsan. Hehe

Pede (percaya diri)
Pada saat diadili beberapa siswa tidak memiliki kepercayaan diri, saya tidak mengerti karena apa. Bahkan master dari materi, saat “menjebak” pertanyaan dengan dosen, hmm masih bingung, nah ini prosesnya sih..Pede tidak sama ditafsirkan dengan “Ngeyel”, ada beberapa siswa yang juga mengerti topik tapi tetap aja. ngeyel Hehe

Selesaikan Masalah Teknis sebelum persidangan
Banyak yang terjadi saat siswa ingin diadili, fotocopian skripsisi ga ada, tidak ada slip pembayaran dll, saran saya selasaikan hal-hal sebelum diadili, biar bisa fokus.

Terakhir menyerah kepada Allah SWT, apapun hasilnya diterima
Begitulah artikel tentang Mempersiapkan tugas akhir tesis mahasiswa tugas akhir.

Leave a Reply